Sepulang sekolah Andy, Adit,
Yafi, Amira dan Echa belajar bersama di rumah Amira. Andy dan Adit sekolah di
sekolah SD Putra Bangsa, sedangkan Yafi, Amira dan Echa sekolah di SD Mentari.
Meskipun berbeda sekolah mereka
tetap bisa belajar bersama. Pelajaran yang didapat disetiap sekolah tidak lah
berbeda, hanya saja ada perbedaan hari menerima pelajaran tersebut (misal :
Andy dan Adit menerima pelajaran Bahasa Indonesia di hari senin, sedangkan
Yafi, Amira dan Echa menerima pelajaran Bahasa Indonesia di hari Rabu).
Disaat mereka belajar, ada
seorang Bapak-bapak tua memungut sampah (Bapak itu sebagai pemulung) di depan
rumah Amira.
Amira berkata kepada
temen-temannya “Kasihan Bapak itu, sudah tua masih bekerja, Yuk kita bantu
semampu kita, Kita kumpulkan uang seiklas kita”.
Andy, Adit, afi dan Echa pun
menjawab serempak “ Yuk, kita kumpulkan sekarang uang kita, semampunya saja,
yang penting ikhlas”.
Karena merasa kasihan mereka
mengumpulkan sisa uang saku yang diberikan orangtua mereka. Andy dan Adit mengumpulkan
uang masing-masing Rp 500,00, Yafi dan Echa mengumpulkan uang masing-masing Rp
1000,00 sedangkan Amira mengumpulkan uang Rp 1.500,00. Jadi total seluruhnya Rp
4.500,00.
Akhirnya uang ang terkumpul itu
diberikan kepada Bapak tua tersebut.
“Pak ini uang dari kami,
meskipun sedikit tolong untuk diterima ya”.
Bapak itu menjawab “Tidak usah,
saya masih sanggup mencari uang sendiri”.
Mereka berkata lagi “ Tidak
apa-apa Pak, meski sedikit kami iklas kok, mungkin Bapak bisa gunakan buat
tambah beli kue atau minum nantinya”.
Akhirnya Bapak itu mau menerima
uang yang telah mereka kumpulkan.
Pesan:
Meskipun sedikit, bantulah sesama
yang sekiranya kita mampu untuk membantu. Membantu sesama dalam kebaikan adalah
perbuatan sangat mulia.